Saturday, February 4, 2012

[Kerusuhan Sepakbola, 73 Orang Tewas] FIFA : Ini Hari Kelam Dunia Sepakbola

[Kerusuhan Sepakbola, 73 Orang Tewas] FIFA : Ini Hari Kelam Dunia Sepakbola







Tragedi tewasnya puluhan suporter di Mesir meninggalkan duka mendalam bagi dunia sepak bola. Tak terkecuali Presiden Badan Sepakbola Dunia (FIFA) Sepp Blatter.

Tercatat 73 orang meninggal dunia dan ribuan lainnya terluka, usai pertandingan lanjutan Liga Utama Mesir antara Al-Masry dan Al Ahly, Kamis 2 Februari 2012. Kerusuhan bermula di tengah lapangan Port Said --markas Al-Masry-- setelah tim tuan rumah membungkus kemenangan 3-1.

“Saya sangat terkejut dan sedih atas kejadian ini, dimana banyak sekali suporter tewas dan terluka pada pertandingan di Port Said, Mesir. Duka mendalam saya untuk keluarga para suporter yang menjadi korban jiwa,” tutur Blatter seperti dikutip dari situs resmi FIFA.

Atas kejadian memilukan ini, Blatter menetapkan sebagai hari berduka sepak bola. “Ini adalah hari kelam bagi sepak bola. Seperti situasi bencana yang tidak terbayangkan dan tidak seharusnya terjadi,” imbuh pria berkebangsaan Swiss tersebut.

Presiden Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF), Issa Hayatou, juga melayangkan ucapan belasungkawanya. “Sepak bola Afrika saat ini dalam keadaan berkabung,” ujarnya.

Sementara itu, Presiden Asosiasi Sepak Bola (FA) Mesir, Samir Zaher, sudah mengumumkan bahwa kompetisi sementara ditunda sampai batas waktu yang belum ditentukan. Mengheningkan cipta juga akan dilakukan sesaat sebelum kick-off laga perempat final Piala Afrika 2012, pada akhir pekan nanti.


Kemenangan mengejutkan Al Masry atas Al Ahly 3-1 pada pertandingan liga utama Mesir diwarnai insiden mengerikan.

Usai peluit panjang berbunyi tanda berakhirnya pertandingan, ribuan fans Al Masry menyerbu masuk lapangan. Mereka melempari batu, botol, hingga kembang api kepada pemain serta staf teknik tim lawan. Skuad Al Ahly pun secara tergesa-gesa dilarikan ke ruang ganti pemain.

"Semua pemain secara brutal dipukuli. Kami tertahan di kamar ganti, pelatih Manuel Jose tidak bersama kami saat ini," ujar bek kanan Ahmed Fathi dengan panik ketika melakukan wawancara telepon dengan Modern Kora.

Korban jiwa pun berjatuhan. Berbagai sumber media menyebutkan angka yang berbeda-beda, mulai dari 35, lebih dari 50, hingga pernyataan Kementerian Kesehatan Mesir yang mengatakan 73 orang tewas dalam kerusuhan tersebut. Sebagian di antaranya merupakan petugas keamanan stadion. Mayoritas korban kehilangan nyawa karena gegar otak dan luka tusukan.

"Ini bukan lagi sepakbola. Ini perang dan orang-orang meregang nyawa di depan kami. Tidak ada tindakan, tidak ada keamanan, dan tidak ada ambulans," seru striker Mohamed Abo Treika kepada stasiun televisi Ahli.

"Saya meminta agar liga digentikan. Situasi ini mengerikan dan kejadian hari ini tidak akan pernah bisa dilupakan."

Tensi pertandingan kedua tim sudah menghangat dua hari sebelumnya. Tuan rumah sebenarnya berupaya mendinginkan suasana dengan memutar video pemain legendaris Mesir, Mahmoud El-Khatib, yang menjalani operasi tumor otak sebelum kick-off pertandingan.

Kerusuhan yang terjadi di Port Said itu bukan kali pertama karena perkelahian antarfans pernah terjadi pada pekan ke-16 liga Mesir antara Al Masry dan Ismaily.

Segera setelah kabar kerusuhan di Port Said merebak, pertandingan Ismaily dan Zamalek di Kairo dihentikan. Keputusan ini disambut murka para fans Zamalek yang membakar bangku stadion.

Selain itu, muncul pula kabar Al Ahly, Zamalek, dan Ismaily menyatakan mundur dari kompetisi.



KRONOLOGIS KEJADIAN :

  • KRONOLOGIS : Mula2 beberapa fansnya Al-Ahly berlari menuju tempat duduk penonton klub rival mereka sambil membawa tongkat besi. Suporter lawan (Al-Masry) lantas masuk ke lapangan & menyerang para pemain Al-Ahly & tribunnya para pendukung Al-Ahly. Polisi sempat berusaha memegari para pemain yg diserang, tapi kerepotan karena kalah jumlah. Orang2 yg terluka kemudian ada yg dirawat sementara di ruang ganti masing2 klub
  • Ada yg berteori konspirasi bahwa para polisi sengaja membiarkan kerusuhan itu terjadi. Soalnya saat fansnya Al-Ahly mulai menyerang tribun klub lawannya, polisi diam aja. Lampu stadion juga mendadak dimatikan & pintu keluar ditutup saat kerusuhan pecah. Ada juga kabar yg menyatakan bahwa saat timbul kerusuhan, ambulans dilarang menuju lokasi kejadian
  • Partai IM lewat situsnya menyalahkan bahwa para pendukung Mubarak - khususnya di kalangan kepolisian & atasannya - mungkin berada di belakang peristiwa itu. Terutama karena peristiwa kerusuhannya bertepatan setahun setelah insiden di Tahrir Square ketika para pendukung Mubarak yg menunggang kuda & unta menyerang para demonstran anti-Mubarak
  • Liga premier Mesir tidak dilanjutkan hingga waktu yg tidak ditentukan gara2 kerusuhan ini

G+

Komentar Anda

 
Indoking (Kumpulan Berbagai Macam Informasi) © Copyright 2015 - Designed by Muhammad Iqbal
Back to top
Selamat Datang di www.indoking.blogspot.co.id (Download Mp3, Software, Games, Film, ebook, Chord Gitar, Tips and Trick, Operator Sekolah, Android, dll). Terima Kasih Atas Kunjungannya, Jangan lupa Komentarnya, Dan Berkunjunglah Kembali Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru 2016.