Thursday, April 5, 2012

Foto Monyet Sulawesi Tersenyum Mendunia

Berita terbaru hari ini


Picture : Foto monyet hitam Sulawesi yang mendunia. (telegraph)
Monyet hitam Sulawesi dikenal cerdas dan tangkas. Kali ini, fotografer ternama, David Slater, membuktikannya sendiri. Seekor monyet betina di taman nasional di Sulawesi Utara mengambil kameranya. Si monyet lalu membuat beberapa foto, termasuk foto dirinya lagi tersenyum.
Foto monyet tersenyum lebar itu pun mendunia. Beberapa situs media memuat foto ini pada Selasa, 5 Juli 2011. Di antaranya, The Sun, Daily Mail, Metro, The Telegraph dan The West Australian.

Menurut Slater, 46 tahun, monyet itu tersenyum karena untuk pertama kalinya melihat refleksi diri. Si monyet lalu membuat ratusan foto. Sebagian besar tak fokus. "Mungkin pertama kali mereka masih bingung, tapi bila aku biarkan lebih lama, barangkali dia bisa bikin satu album foto keluarga," katanya.

Slater datang ke Sulawesi Utara untuk memotret monyet hitam. Monyet hitam ini adalah hewan langka yang dilindungi. Monyet hitam terkenal sangat pintar. "Seperti simpanse, tapi mereka lebih ingin tahu," katanya.

Selain pintar, menurut Slater, monyet hitam sangat ramah. Selama tiga hari di taman nasional, Slater selalu dikelilingi monyet-monyet ini. Mereka tak agresif dan tak merasa terancam dengan kehadiran manusia di dekatnya.
Monyet hitam Sulawesi adalah satwa langka dari Pulau Sulawesi bagian utara dan beberapa pulau di sekitarnya. Ciri khasnya adalah rambut berwarna hitam di sekujur tubuh, kecuali punggung, dan selangkangan yang agak terang. Kepala hitam berjambul, muka tidak berambut, moncong lebih menonjol. Panjang tubuh hingga 44,5-60 centimeter, ekor 20 centimeter, dan berat 15 kilogram.

Hewan ini bisa ditemukan di Cagar Alam Gunung Tangkoko Batuangus, Cagar Alam Gunung Duasudara, Cagar Alam Gunung Ambang, Gunung Lokon dan Tangale.


Konservasi. Kera Hitam Sulawesi merupakan satwa yang dilindungi di Indonesia berdasarkan UU RI No.5 Tahun 1990 dan Peraturan Pemerintah RI No.7 Tahun 1999. Populasi Kera Hitam Sulawesi berdasarkan data tahun 1998 diperkirakan kurang dari 100.000 ekor. Jumlah ini diyakini semakin mengalami penurunan. Penurunan popolasi ini sebagian besar diakibatkan oleh perburuan liar.

Karena jumlah populasinya yang semakin menurun, IUCN Redlist memasukkan Kera Hitam Sulawesi dalam daftar status konservasi Critically Endangered (kritis) sejak tahun 2008. Dan CITES juga memasukkan satwa endemik ini sebagai Apendix II.

Saya sendiri belum berkesempatan untuk melihat satwa endemik berjambul ini di habitat aslinya. Semoga saja keinginan saya untuk menyaksikan keunikan Yaki, Kera Hitam Sulawesi yang langka ini tidak didahului oleh kepunahannya.

Klasifikasi ilmiah. Kerajaan: Animalia; Filum: Chordata; Kelas: Mammalia; Ordo: Primata; Famili: Cercopithecidae; Genus: Macaca;Spesies: Macaca nigra. Nama binomial Macaca nigra


Kera Hitam Sulawesi

Jenis primata endemik adalah kera hitam Sulawesi (Macaca nigrescen dan Macaca nigra) atau lebih dikenal oleh masyarakat dengan nama yakis. Yakis banyak di temukan dalam kawasan TNBNW. Daerah penyebaran pada daerah yang berhutan atau daerah perkebunan masyarakat sekitar kawasan Taman Nasional Bogani Nani Wartabone.


kera hitam Sulawesi termasuk dalam family Cercoophitacidae. Penampakanyan sangat mudah dikenali karena bulunya yang hitam pekat. Ciri khas kerahitam Sulawesi yaitu ekornya yang relative pendek, hampir tidak terlihat karena rata-rata hanya mencapai ± 2cm.

kera hitam dewasa mempunyai jambul dan pada musim kawin bokongnya berubah warnanya menjadi merah jambu. Ukuran fisih berat badan kera dewasa rata-rata ± 7-9 kg. kera yang baru lahir belum terliha ada bulu, dengan warna masih kemerah-merahan. Bulu anak yakis mulai tumbuh pada umur 1-2 minggu dan berwarna keputih-putihan. Umur 3-4 bulan bulu mulai berwana hitam, namun pada wajah masih berwana putih. Umur lima bulan keatas keseluruhan bulunya sudah berwarna hitam dan sudah mulai aktif.

Yakis makan buah ara (bringin atau ficus), buah rotan, buah dao dan pisang hutan. Di dekat pemukiman makan buah kelapa, papaya, jagung dan buah-buahan lainya. Kera hitam ini hidup berkelompok, ada kelompok kecil dan ada kelompok besar. Aktivitas setiap hari dimulai jam 05.30 s/d 17.30, di siang hari beristirahat pada jam 11.00 s/d 14.00.


Monyet Sulawesi (MacacaTonkeana)

G+

Komentar Anda

 
Indoking (Kumpulan Berbagai Macam Informasi) © Copyright 2015 - Designed by Muhammad Iqbal
Back to top
Selamat Datang di www.indoking.blogspot.co.id (Download Mp3, Software, Games, Film, ebook, Chord Gitar, Tips and Trick, Operator Sekolah, Android, dll). Terima Kasih Atas Kunjungannya, Jangan lupa Komentarnya, Dan Berkunjunglah Kembali Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru 2016.