Thursday, April 5, 2012

Kupas Tuntas Tentang Dajjal

KUPAS TUNTAS TENTANG Dajjal
Sebelum masuk lebih dalam perlu kita ketahui bahwa nubuat yang disampaikan Rasulullah SAW 
tidak perlu selalu ditafsirkan secara harifah (sesuai gambaran yang didengar) tetapi perlu juga ditafsirkan secara metafora atau perumpamaan (majas bahasa), seperti...

Bukhari 2 Buku 24, Nomer 501: 
Dikisahkan oleh 'Aisha: Beberapa istri Nabi bertanya, "Siapa diantara kita akan menjadi yang pertama untuk mengikuti Anda (yaitu mati setelah Anda)?" Dia berkata, "Siapa pun memiliki tangan terpanjang." 

Jadi mereka mulai mengukur tangan mereka dengan tongkat dan tangan Saudah ternyata terpanjang. 
(Ketika Zainab binti Jahsh meninggal pertama-tama dalam kekhalifahan 'Umar), kami datang untuk mengetahui bahwa panjang tangan adalah simbol berlatih amal, jadi dia adalah orang pertama untuk mengikuti Nabi dan dia dulu suka untuk berlatih amal. (Saudah meninggal kemudian di Khalifah Muawiyah).

Dajjal
Cobaan Paling Berat


Kutipan Kuthbah Rasulullah SAW Tentang Dajjal

“Sungguh, semenjak Allah menciptakan anak cucu Adam, tidak ada fitnah yang lebih besar dari Dajjal, dan tidak ada satu Nabi pun yang diutus oleh Allah melainkan ia akan memperingatkan kepada umatnya mengenai fitnah Dajjal. Sedangkan Aku adalah Nabi yang paling terakhir dan kamu juga ummat yang paling terakhir, maka tidak dapat dipungkiri lagi bahwa Dajjal akan keluar di tengah-tengah kalian. Sekiranya ia keluar, sedang aku masih berada di tengah-tengah kalian, maka Aku adalah pembela setiap orang muslim. Namun jika ia keluar setelah (kematian) ku, maka tiap-tiap kalian adalah penyelamat bagi dirinya sendiri, dan Allah sebagai penggantiku dalam menyelamatkan setiap muslim.

Wahai hamba Allah, wahai para manusia, teguhkanlah diri kalian, karena aku akan menerangkan sifat-sifatnya yang belum pernah diterangkan oleh seorang Nabi pun sebelumku. Pertama kali ia akan mendakwakan dirinya dengan mengatakan, ‘Aku adalah seorang Nabi.’ Padahal tidak ada Nabi setelahku, kemudian ia juga akan mendakwakan dirinya dengan mengataka, ‘Aku adalah Rabb kalian.’ Sedangkan kalian tidak akan bisa melihat Allah kecuali setelah kalian meninggal. Dan ia hanya memiliki satu mata, padahal Allah tidaklah bermata sebelah."


Dari nubuat ini kita dapat menafsirkan bahwa Dajjal merupakan cobaan paling berat, sumber fitnah untuk seluruh umat manusia agar berpaling dari Allah SWT beserta ajaran para Nabi dan Rasul-Nya. Dia akan mengajarkan dengan meniru para Rasul yang mengajarkan jalan yang diridhoi Allah SWT namun sebaliknya dia mengajarkan kesesatan dan nantinya akan mengaku sebagai Rabb kalian. Ajarannya hanya bisa dikalahkan dan ditentang oleh Rasul yang diutus langsung oleh Allah SWT, itulah sebabnya Allah SWT akan mengutus Nabi Isa A.S, dan diperkuat oleh Rasulullah SAW yang mengatakan :

jika Dajjal keluar sedang aku masih ada di tengah-tengah kamu, maka akulah yang akan menghadapinya, sedang kalau saya telah mati, maka setiap orang dapat menghadapinya sendiri dan Allah akan melindungi setiap orang Islam sebagai ganti saya.

Keluarnya Dajjal

Kutipan Kuthbah Rasulullah SAW Tentang Dajjal

"Sesungguhnya ia akan keluar dari suatu celah yang terletak antara Syam (Palestina, Yordania, Suriah dan Libanondan) dan Irak. Lalu ia akan berbuat kerusakan di sebelah kirinya dan kanannya."

Ciri-ciri DAJJAL 
Diterangkan Hanya Untuk Sifat


Kutipan Haditsh

Dari Umar r.a bahwa Rasulullah saw bersabda, “Ketika saya sedang tidur, saya bermimpi melakukan thawaf di Baitullah…” Lalu beliau mengatakan bahwa beliau melihat Isa Ibnu Maryam a.s, kemudian melihat Dajjal dan menyebutkan ciri-cirinya dengan sabdanya, “Dia itu seorang laki-laki yang gemuk, berkulit merah, berambut keriting, matanya buta sebelah, dan matanya itu seperti buah anggur yang masak (tidak bersinar), ” Para sahabat berkata, “Dajjal ini lebih menyerupai Ibnu Qathn”, seorang laki-laki dari Khuza’ah.” [Shahih Bukhari, Kitabul Fithan, Bab Dzikrid Dajjal 13:90, Shahih Muslim, Kitabul Iman, Bab Dzikril Masih Ibni Maryam 'alaihissalam wal-Masihihd-Dajjal 2:237]

Dalam hadits Anas r.a, Rasulullah saw bersabda, “Dan di antara kedua matanya termaktub tulisan ‘kafir’. [Shahih Bukhari, Kitabul Fitan, Bab Dzikrid Dajjal 13:91; dan Shahih Muslim, Kitabul Fitan wa Asyrathus Sa'ah, Bab Dizkrud Dajjal 18:59]. Dan dalam satu riwayat disebutkan: “Kemudian beliau mengejanya – kaf fa ra – yang dapat dibaca oleh setiap muslim.” [Shahih Muslim 18:59]. Dan dalam satu riwayat lagi dari Hudzaifah, “Dapat dibaca oleh setiap orang mukmin, baik ia tahu tulis baca maupun tidak.” [Shahih Muslim 78:67]


banyak orang yang mengira nubuat ini adalah fisik dajjal. Hey, weak up..!! 
ini bukan nubuat yang menjelaskan fisik, akan tetapi lebih mengarah kepada sifatnya..
  • GEMUK Sangat Rakus..rakus.. dan berkuasa 
  • BERKULIT MERAH Gemar melakukan kerusakan demi kepentingannya, merasa kuat
  • BERAMBUT KERITING Pintar dalam memutar balikan fakta 

  • MATANYA BUTA SEBELAH mari kita merujuk kutipan khutbah Rasulullah SAW : "Dan ia hanya memiliki satu mata, padahal Allah tidaklah bermata sebelah" ( ini merujuk kepada kebutaan rohani, dan cara memandang kebenaran secara sepihak )
  • MATAnya ITU SEPERTI BUAH ANGGUR yang MASAK  (Tidak BERSINAR ) Tidak akan mau menerima pendapat apapun yang berlainan dengan kehendaknya. Menentang yang tidak sejalan dengannya
  • DIANTARA kedua MATAnya termaktub tulisan KAFIR Dia memandang kekafiran adalah kebenaran
Benteng Diri Untuk Melawan Dajjal dan Keadaan Akhir Zaman



Muhammed Al-Luhaidan- Surat Al-Kahf 1-10

Permulaan Surah al-Kahfi (1-10)
maka barang siapa yang mendapatinya, hendaklah ia bacakan padanya permulaan surah al-Kahfi (1-10)
  1. Segala puji bagi Allah yang telah menurunkan kepada hamba-Nya Al Kitab (Al-Qur'an) dan Dia tidak mengadakan kebengkokan di dalamnya;
  2. sebagai bimbingan yang lurus, untuk memperingatkan siksaan yang sangat pedih dari sisi Allah dan memberi berita gembira kepada orang-orang yang beriman, yang mengerjakan amal saleh, bahwa mereka akan mendapat pembalasan yang baik,
  3. mereka kekal di dalamnya untuk selama-lamanya.
  4. Dan untuk memperingatkan kepada orang-orang yang berkata: "Allah mengambil seorang anak."
  5. Mereka sekali-kali tidak mempunyai pengetahuan tentang hal itu, begitu pula nenek moyang mereka. Alangkah buruknya kata-kata yang keluar dari mulut mereka; mereka tidak mengatakan (sesuatu) kecuali dusta.
  6. Maka (apakah) barangkali kamu akan membunuh dirimu karena bersedih hati setelah mereka berpaling, sekiranya mereka tidak beriman kepada keterangan ini (Al-Qur'an).
  7. Sesungguhnya Kami telah menjadikan apa yang di bumi sebagai perhiasan baginya, agar Kami menguji mereka siapakah di antara mereka yang terbaik perbuatannya.
  8. Dan sesungguhnya Kami benar-benar akan menjadikan (pula) apa yang di atasnya menjadi tanah rata lagi tandus.
  9. Atau kamu mengira bahwa orang-orang yang mendiami gua dan (yang mempunyai) raqim itu, mereka termasuk tanda-tanda kekuasaan Kami yang mengherankan?
  10. (Ingatlah) tatkala para pemuda itu mencari tempat berlindung ke dalam gua, lalu mereka berdo'a: "Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami (ini)."
Masa Hidup Dajjal
Kutipan dari Jerusalem in the QuranDajjal
Sekedar mengingatkan kesemua kiraan tarikh 
sekadar teori dengan kebenaran tarikh sebenar yang belum terbukti


Dilepaskan semasa zaman kehidupan Rasulullah SAW, dan hadis memberitahu Dajjal hidup selama 40 hari:

Tanya kami; “Berapa lamakah Dajjal akan tinggal di bumi?”, jawab Rasullullah: “Selama empat puluh hari, satu hari sama seperti setahun, satu hari seperti sebulan, satu hari seperti seminggu dan selebihnya seperti hari-hari kamu sekarang”. Tanya kami; “Ya Rasullullah, ketika sehari seperti setahun, cukupkah kalau kami solat seperti solat sekarang?”, jawab Rasullullah; “Tidak” tetapi hitunglah bagaimana pantasnya. (HR Muslim) 

Kesimpulan hadis ialah Dajjal hidup dalam 4 dimensi, yaitu:
  • 1 hari = Setahun
  • 1 hari = Sebulan
  • 1 hari = Seminggu
  • 37 hari = Seperti hari kita
Rujukan buku Jerusalem in the Quran menyatakan pembahagian tempoh seperti di bawah:
  • 1 hari = Setahun = British = Pound
  • 1 hari = Sebulan = Amerika Syarikat = Dollar
  • 1 hari = Seminggu = Zionist = Electronic Money (Chemtrail?)
  • 37 hari = Zaman seperti hari kita, yaitu zaman kemunculan Dajjal dan memerintah dunia secara nyata.
Cara dia Membaur Dengan Kita
Kutipan Kisah Pendek tentang Akhir Zaman sesuai haditsh

Kami bertanya: "Bagaimana kecekapannya?' Beliau menjawab: "Seperti awan yang didorong angin, lalu dia pergi mendatangi satu kaum untuk, mengajak mereka, maka mereka percaya kepadanya, lalu ia memerintah, maka langit menurunkan hujan, bumi jadi subur dan para pengembala kembali dengan tamak yang banyak, gemuk-gemuk dan banyak susunya. 

Kemudian dia (dajjal) pergi pada kaum yang lain untuk mengajak mereka, tetapi mereka menolak semua keterangannya, lalu iapun pergi, tiba-tiba daerah mereka menjadi kering dan lenyap kekayaan mereka,

Coba kita bahas :

Seperti awan yang didorong angin, lalu dia pergi mendatangi satu kaum untuk, mengajak mereka, maka mereka percaya kepadanya, lalu ia memerintah,

Bergerak namun secara halus tanpa kita sadari, jika awan bergerak maka akan berarah. Awan-awan yang didorong angin maka akan bergerak kearah yang sama. ke arah manakah awan bergerak? Arahnya yang sama dengan angin.. 

Lebih jelas lagi, dia akan mengajarkan secara tidak langsung kepada kita bagaimanakah cara hidup seperti dia namun tanpa kita sadari kita telah mengikuti cara hidup seperti dia. 

Pertanyaan : Berapa banyakah Umat Islam yang tidak berplilaku seperti umat Islam? 
Jawabanya : Banyak 
Pertanyaan : Siapakah yang mengajarkan Umat Islam untuk berplilaku seperti itu? 
Jawabanya : Pikir aja sendiri 
Pertanyaan : Apakah dia meminta kita secara langsung untuk mengikuti dia? 
Jawabanya : tidak, karena dia belum berwujud manusia yang benar" tampak 
Pertanyaan : Kenapa berwujud manusia? 
Jawabanya : Karena Rasulullah SAW memperingatkan dia akan meniru dan mengaku Nabi, dan nantinya mengaku tuhan. Dia Manusia kerena Nabi juga manusia. 

maka langit menurunkan hujan, bumi jadi subur dan para pengembala kembali dengan tamak yang banyak, gemuk-gemuk dan banyak susunya.

Dia akan mengajarkan dengan cara menonjolkan kebaikannya, kita akan terbuai oleh keindahannya. Disamping itu secara tidak langsung dia akan mengajarkan cara hidup seperti dia yang sebenarnya tidak baik buat kita (melanggar norma Islam) dan kitapun terbuai (Inilah yang disebut memilih antara air dan api, apabila memilih air itu adalah api, untuk umat muslim lebih baik memilih api karna itu adalah air). Sudahkah hal ini?  Berapa banyakah yang menganggap (baik secara sadar maupun tak sadar) duniawi secara materialistis bukan Agamist? orang berpaham materialistis melihat Agamist hanyalah gambar semata, begitupun sebaliknya..

Contoh :
Didalam berfikir kita sudah didoktrin untuk mencari keuntungan yang max dengan modal yang minim, bukan didoktrin cara" yang baik yang diridhoi Allah SWT didalam mangais rezeki. Wajarlah jika banyak korupsi dan penyelewengan".
DEMI UANG (KORUPSI)
Ini bagaikan airkan? air = sumber kesenangan
Melanggar norma Agama
Berbahaya, namun kita seolah" menutup mata :
Pada riwayat lain, beliau berkata, "Kelak pada hari Kiamat, akan dikatakan kepada pemakan riba, ‘Ambillah senjatamu untuk berperang (melawan Allah dan Rasul-Nya)." (Idem: 3/101).

karena melanggar norma 
maka akan menjadi api diakhirat kelak

Kemudian dia (dajjal) pergi pada kaum yang lain untuk mengajak mereka, tetapi mereka menolak semua keterangannya, lalu iapun pergi, tiba-tiba daerah mereka menjadi kering dan lenyap kekayaan mereka,

Inilah gambaran untuk siapapun yang menentangnya dan menolak ajarannya. Dia akan memberikan pendiritaan yang berkepanjangan. 

Penderitaan berkepanjangan ini = Api, 
namun akan menjadi air di akhirat karena mereka yang tertindas di Ridhoi Allah SWT


Sedikit Kisah 
Masa-masa Fitnah Dajjal



Kutipan Haditsh

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dengan pembicaraan yang panjang tentang Dajjal. Diantara yang Beliau ceritakan tentangnya adalah, Beliau berkata: “Dajjal akan datang pada suatu tanah yang tandus di Madinah (untuk memasuki Madinah) padahal dia diharamkan untuk memasuki pintu-pintu gerbang Madinah. Maka pada hari itu keluarlah seorang laki-laki yang merupakan manusia terbaik atau salah seorang dari manusia terbaik menghadangnya seraya berkata; Aku bersaksi bahwa kamu adalah Dajjal yang pernah diceritakan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Maka Dajjal berkata; Bagaimana sikap kalian jika aku membunuh orang ini lalu aku menghidupkannya kembali, apakah kalian masih meragukan kemampuanku?. Mereka menjawab: “Tidak”. Maka Dajjal membunuh laki-laki terbaik itu lalu menghidupkannya kembali. Laki-laki itu berkata, ketika Dajjal menghidupkannya kembali; “Demi Allah, hari aku tidak akan lebih waspada kecuali terhadap diriku sendiri. Maka Dajjal berkata; “Aku akan membunuhnya lagi”. Maka Dajjal tidak sanggup untuk menguasainya“. [HR. Shahih Bukhari: 1749, Kitab Haji]

Nubuat yang terkandung didalam haditsh ini merupakan fase dimana Dajjal berwujud (Manusia) dan memiliki keajaiban" seperti mukzizat Allah SWT yang diberikan kepada para Nabi-Nya. Namun yang menjadi pertanyaan di masa itu, apakah dia masih mengaku bahwa dia Nabi ataukah dia sudah mengaku Tuhan? nauzubillah minzalik. Janganlah kita menggadai Agama kita, walau apapun yang terjadi. Sesungguhnya kita sama sekali tidak berhak untuk memiliki apapun karena semuanya hak Allah SWT, karena Allah SWT-lah kita hidup dan nanti akan mati. meski pada kenyataannya sudah banyak yang menggadaikan Agamanya hanya demi hal" yang bersifat duniawi, namun semoga pada saat dajjal nanti berwujud nyata semoga kita teguh kepada Islam sebagai Agama kita, Amin.

Tambahan : Pada fase ini juga Nabi Isa A.S diutus untuk mengalahkan Dajjal.

Kemudian ia memanggil seorang pemuda dan menebasnya dengan pedang hingga badannya terbelah dua. Kemudian ia panggil lagi, si pemuda yang sudah terbelah itu bangkit sambil mentertawakan Dajjal. Di saat itulah muncul Nabi Isa ‘alaihisalam, lalu mengejar Dajjal dan mendapatinya di pintu gerbang kota Lud (di Palestina) yang kemudian ia membunuh Dajjal. ” (HR Muslim)

Kematian Dajjal


Kutipan Kisah Pendek tentang Akhir Zaman sesuai haditsh


Kemudian ia (Nabi Isa as.) mengejar Dajjal hingga bertemu di Bah Lurid, lalu ia membunuhnya. Lalu Nabi Isa as. pergi kepada kaum yang telah dipelihara Allah dari gangguan Dajjal dan mengusap muka mereka sambil menceritakan kepada mereka tentang kedudukan mereka di dalam syurga,


Nubuat yang terkandung didalam fase ini adalah kematian dajjal, pada saat Nabi Isa. A.S telah turun ke bumi. Bah Lurid adalah bagian dari wilayah Israel sekarang, kabar berita Nabi Isa A.S akan menggunakan pedang Al Battar untuk membunuh Dajjal.

Al Battar

Al Battar adalah sebuah pedang Nabi Muhammad SAW sebagai hasil rampasan dari Banu Qaynaqa. 

Pedang ini disebut sebagai 'Pedangnya para nabi', dan di dalam pedang ini terdapat ukiran tulisan Arab yang berbunyi : 'Nabi Daud AS, Nabi Sulaiman AS, Nabi Musa AS, Nabi Harun AS, Nabi Yusuf AS, Nabi Zakaria AS, Nabi Yahya AS, Nabi Isa AS, Nabi Muhammad SAW'. 

Di dalamnya juga terdapat gambar Nabi Daud AS ketika memotong kepala dari Goliath, orang yang memiliki pedang ini pada awalnya. 


Di pedang ini juga terdapat tulisan yang diidentifikasi sebagai tulisan Nabataean.

Sekarang pedang ini berada di Museum Topkapi, Istanbul. Berbentuk blade dengan panjang 101 cm. Dikabarkan bahwa ini adalah pedang yang akan digunakan Nabi Isa AS kelak ketika dia turun ke bumi kembali untuk mengalahkan Dajjal.

PERLU DITEGASKAN
Jangalah kita menyangka bentuk fisik dajjal bermata satu, berambut keriting, tertulis huruf kaf'ir di dahi (gambaran tersebut hanya menunjukan sifatnya saja bukan fisik).

Dajjal adalah fitnah yang ditimbulkan oleh kelompok atau bangsa, dijelaskan :

Nabi Muhammad SAW, mengatakan: Anda akan berkelahi dengan mereka (yaitu orang-orang Arab) dan Allah akan memberikan kemenangan atas mereka, maka Anda akan bertarung dengan Persia dan Allah akan memberi Anda kemenangan atas mereka, maka Anda akan bertarung dengan Dajjal dan Allah akan memberikan kemenangan atas mereka. (Mishkat ch. Al-Malahim.)

Fitnah yang berbahaya karena pada fase terakhir dia akan memilih orang untuk dijadikan Nabi Palsu, dan nantinya dia akan mengaku Tuhan.

Untuk kebenarannya wallahualam..
Sumber Artikel dari berbagai sumber







G+

Komentar Anda

 
Indoking (Kumpulan Berbagai Macam Informasi) © Copyright 2015 - Designed by Muhammad Iqbal
Back to top
Selamat Datang di www.indoking.blogspot.co.id (Download Mp3, Software, Games, Film, ebook, Chord Gitar, Tips and Trick, Operator Sekolah, Android, dll). Terima Kasih Atas Kunjungannya, Jangan lupa Komentarnya, Dan Berkunjunglah Kembali Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru 2016.