Sunday, June 24, 2012

Ternyata Founder Pesawat Fokker Lahir Di Blitar


 
Loading image...
Tahukah anda bahwa founder Fokker (produsen pesawat Fokker 27 yang jatuh di kawasan pemukiman penduduk di Halim, Jaktim, kamis 21 Juni 2012) adalah Anton "Anthony" Herman Gerard Fokker. Anton Fokkeria lahir din Blitar, Jawa Timur pada 6 April 1890. Waktu itu Blitar masih masuk dalam wilayah Keresidenan Kediri.

Anton Fokker adalah anak kedua tuan tanah perkebunan kopi, Herman Fokker dan Johanna Hugonia Wouterina Wilhelmina Diemont. Saat Anthony berusia 4 tahun, keluarga mereka pindah ke Belanda dan tinggal di daerah Haarlem.

Anthony mulai tertarik pada kedirgantaraan ketika menonton pameran penerbangan Wilbur Wright di Prancis pada1908. Pada tahun 1910, saat berusia 20 tahun ia dikirim ayahnya ke Jerman untuk belajar di sekolah pendidikan mesin mobil di Sekolah Teknik Bingen. Karena Anthony lebih lebih tertarik dengan dunia penerbangan daripada mobil maka dia memutuskan pindah sekolah ke Erste Deutsche Automobil-Fachschule di Mainz, Jerman. Nah, dari sini pada Desember 1910, dia membangun pesawat pertamanya yang bernama de Spin atau the Spider.

Pesawat rancangan pertamanya ini tidak bertahan lama karena akhir Desember 1910, pesawat itu hancur menabrak pohon saat diterbangkan oleh kolega bisnisnya. Dari situ dia membangun de Spin II dan pada saat bersamaan dia mendapatkan lisensi pilot sehingga dia bisa mengujicoba dan mengendarai pesawatnya sendiri. Tapi Spin II juga hancur karena jatuh pada Mei 1911.

Prestasi dan kejadian-kejadian itu membuatnya terkenal di negaranya. Dan ia semakin terkenal tatkala menerbangkan pesawatnya di perayaan ulang tahun Ratu Wilhelmina. Pada 1912, Anthony pindah ke Johannisthal, dekat Berlin, Jerman, dan mendirikan perusahaannya sendiri: Fokker Aeroplanbau. Sejak itu dia dan perusahaannya menciptakan berbagai jenis pesawat.
Anthony Fokker berpose diatas pesawat Fokker E.1 rancangannya
Sepanjang Perang Dunia I, Pemerintah Jerman mengambil alih pabrik Fokker. Sejak itu, Anthony Fokker mulai merancang pesawat untuk Angkatan Udara Jerman. Hasilnya ada 700 pesawat yang dibuat khusus untuk Perang Dunia I. Selain membuat pesawat, Fokker juga ahli menerbangkan pesawat. Karena itu dia kerap melakukan demonstrasi terbang.

Usai Perang Dunia I, Fokker mudik ke Belanda dan mendirikan perusahaan penerbangan: Dutch Aircraft Factory, pendahulu Fokker Aircraft Company (.N.V. Koninklijke Nederlandse Vlietuigenfabriek Fokker).

Saat itu Jerman-Belanda tengah melakukan pelucutan senjata besar-besaran. Tapi Fokker tidak pulang ke rumah dengan tangan kosong. Dia berhasil memboyong suku cadang pesawat militer D.VII dan C.I. Hasilnya dia bisa membangun pesawat baru untuk masyarakat sipil.

Pada 25 Maret 1919, Fokker menikah dengan Sophie Marie Elisabeth von Morgen di Haarlem. Tapi perkawinan itu cuma bertahan empat tahun saja. Di 1922, Fokker memutuskan hijrah ke Amerika Serikat dan mendirikan Fokker Aircraft Corporation. Dia juga mengubah kewarganegaraan menjadi penduduk Amerika dan menikahi Violet Austman pada 1927. Tinggal di Amerika selama sembilan tahun, Fokker meninggal di New York usia 49 tahun karena menderita penyakit pneumococcal meningitis pada 23 Desember 1939.
Fokker F-70 Sempati Air
Fokker F-100 Sempati Air
Banyak pesawat yang diproduksi perusahaannya yang dipakai oleh maskapai penerbangan Indonesia semasa jayanya seperti F-70, F-100 yang sempat mengantarkan maskapai Sempati Air, yang konon milik Tommy Soeharto, berjaya di era awal dekade 1990-an.
(Wikipedia, ductch-aviation.nl)

G+

Komentar Anda

 
Indoking (Kumpulan Berbagai Macam Informasi) © Copyright 2015 - Designed by Muhammad Iqbal
Back to top
Selamat Datang di www.indoking.blogspot.co.id (Download Mp3, Software, Games, Film, ebook, Chord Gitar, Tips and Trick, Operator Sekolah, Android, dll). Terima Kasih Atas Kunjungannya, Jangan lupa Komentarnya, Dan Berkunjunglah Kembali Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru 2016.