Wednesday, September 26, 2012

Para Pemimpin Dunia Kecam 'Innocence of Muslims' di Markas PBB

New York: Para pemimpin sejumlah negara mengecam film Innocence of Muslims yang beredar di situs Youtube. Kecaman itu diungkapkan sejumlah pemimpin negara-negara berpenduduk mayoritas Islam dalam Sidang Umum Majelis Perserikatan Bangsa-bangsa di New York, Amerika Serikat.

Selain pemimpin negara berpenduduk mayoritas Islam, Presiden AS Barack Hussein Obama pun mengecamnya. Ia menyebut film itu sebagai sampah dan menjijikan. Tapi, dia mengaku tidak bisa menghentikan penayangan video yang menghina Islam itu karena konstitusi negaranya yang memberi ruang bagi kebebasan berekspresi.

Alasan kebebasan berekspresi itu kemudian menuai sindiran dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Dalam pidatonya, Presiden Keenam RI itu mengutip salah satu pasal deklarasi universal hak asasi manusia (universal declaration of human rights) yang diprakarsai PBB. SBY berkata bahwa semua orang mempunyai ruang dalam kebebasan, namun harus memperhatikan moralitas dan ketertiban umum.

"Walaupun sudah ada langkah oleh PBB dan forum lainnya, tetap saja penghinaan agama terus terjadi. Kita melihat hal ini dalam film Innocence of Muslims yang menimbulkan kekisruhan dunia. Deklarasi universal HAM menekankan bahwa dalam kebebasan berekspresi semua orang harus memperhatikan moralitas dan ketertiban umum," kata SBY.

Hal ini kemudian diamini Presiden Afghanistan, Hamid Karzai.  Dengan tegas, ia mengecam pembuat film Innocence of Muslims dan orang-orang yang mempublikasi kartun untuk menghina dan memprovokasi. Ia mengatakan hal tersebut bukan pembenaran kebebasan berekspresi, namun juga bukan alasan untuk bertindak dengan kekerasan.

Selain terkait Innocence of Muslims, sidang umum PBB ke-67 itu juga membahas beragam topik termasuk krisis Suriah, program damai nuklir Iran, dan kemerdekaan Palestina. Dalam pidatoya, Obama menuduh Iran mendukung pemerintahan Suriah untuk memberangus pemberontak. Ia pun meminta kepemimpinan Presiden Bashar al-Assad segera dihentikan.

Sementara itu, Raja Abdullah II Yordania memperingatkan anggota sidang umum PBB terhadap krisis kemanusiaan di Suriah pada musim dingin ini. Ia juga menekankan agar PBB membela hak asasi warga Palestina. Apalagi, sudah 65 tahun keinginan warga Palestina mendapat keamanan dan menentukan nasib sendiri dibiarkan oleh PBB. (Wrt3)

G+

Komentar Anda

 
Indoking (Kumpulan Berbagai Macam Informasi) © Copyright 2015 - Designed by Muhammad Iqbal
Back to top
Selamat Datang di www.indoking.blogspot.co.id (Download Mp3, Software, Games, Film, ebook, Chord Gitar, Tips and Trick, Operator Sekolah, Android, dll). Terima Kasih Atas Kunjungannya, Jangan lupa Komentarnya, Dan Berkunjunglah Kembali Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru 2016.