Tuesday, April 30, 2013

Dengan Akalnya Manusia Bisa Lebih Rendah Daripada Binatang

Dalam satu riwayat, seorang sahabat nabi isa a.s meminta kepada nabi isa a.s agar diijinkkan mengikuti kemanapun nabi isa a.s pergi. Maka di ijinkanlah sahabat itu untuk mengikuti kemanapun nabi isa a.s pergi.

Pada suatu perjalanan nabi isa membeli tiga potong kue.
Lalu nabi isa berkata kepada sahabatnya tadi, " ini satu untuk kamu, satu lagi untuk saya, dan satu lagi untuk ikan di dalam  sungai". saya hendak mengantarkan kue ini menyelam kedalam sungai, makanlah bagian kamu, kata nabi isa.. Lalu nabi isa menyelam kedalam sungai, dan sahabat tadi memakan semua kue yang seharusnya untuk berdua. Sehingga tertidurlah sahabat tadi menunggu nabi isa yang tidak kunjung datang.

Ketika nabi isa datang, ditanyalah kue yang tadi dititipkan.
"kue yang satu potong mana?" kata nabi isa.
"saya tidak tahu" kata sahabat.
Lalu mereka melanjutkan perjalanan sehingga harus menyeberang sungai yang sangat dalam.
Kemudian nabi isa a.s menggandeng sahabatnya dan berjalan diatas air tanpa tenggelam sedikitpun kakinya.

Nabi isa bertanya"demi Allah yang kuasa untuk membuat kita dapat berjalan diatas air, siapa yang makan kue satunya tadi?"
"saya tidak tahu" jawab sahabat.

Perjalanan dilanjutkan sahabat masih belum mengakui siapa yang telah memakan kue tadi.
Di perjalanan nabi isa berburu rusa. Kemudian memasak dan memakannya berdua hingga tinggal tersisa tulang-tulangnya saja. Lalu nabi isa a.s berdoa agar Allah menghidupkan kembali rusa yang telah tinggal tulangbelulang. Lalu rusa itu hidup kembali dan berlari pergi.
Nabi isa bertanya lagi,  "demi allah yang telah menunjukkan kekuasaannya kepada kita, dengan menghidupkan kembali rusa tadi, lalu siapa yang telah makan kue yang satu itu?"
"saya tidak tahu" sahabat kembali menjawab.

Nabi isa dan sahabat melanjutkan perjalanan, dengan tetap belum mendapat jawaban siapa yang telah makan kue yang satu potong. Ditengah perjalanan nabi isa a.s membuat bulatan besar dari tanah liat sebanyak tiga buah. Lalu nabi isa berdoa kepada Allah agar ketiga tanah liat itu berubah mennjadi emas.
Dan jadilah ketiga bentukan tanah liat itu menjadi emas.
Nabi isa kembali bertanya, "Demi allah yang menunjukkan kekuasaannya dengan mengubah tanah menjadi emas, siapa yang telah memakan kue yang satu potong itu?"
Kembali sahabat menjawab" saya tidak tahu"

Kemudian nabi isa berkata" emas ini satu untuk saya, satu lagi untuk kamu, dan satu lagi untuk yang telah memakan kue satu potong kemarin."
"jadi siapa yang telah memakan kue itu" tanya nabi isa.
"saya" jawab sahabat.
Ditengah percakapan datang dua orang sahabat yang lain menghampiri.
Lalu nabi isa membagi ketiga emas tadi kepada tiga orang itu satu-satu.
Nabi isa pun pergi.
Setelah nabi isa pergi salah satu sahabat bilang," mungkin lebih enak kalo ada salah satu di antara kita membeli makan di kampung. Lalu salah satu sahabat pergi mencari makan, yang dua masih tetap tinggal di hutan.
Namanya manusia kalau sudah melihat harta, pikirannya jadi serakah. Sambil jalan mencari makan orang tersebut bepikir, kalau ketiga emas tadi menjadi milik  saya semua pasti jadi tambah lebih banyak, sehingga timbullah niat jahat untuk meracuni kedua sahabatnya tadi.
Ternyata dua orang yang dihutan juga punya pikirran yang sama, kalau emas itu hanya untuk kita berdua, pasti bagian kita jadi lebih banyak. Maka timbullah pikiran untuk membunuh orang yang tadi membeli makan, jika dia sudah sampai.

Ketika orang yang membeli makan sudah sampai, dibunuhlah orang tersebut oleh dua orang yang di hutan.
Setelah membunuh orang yang membeli makan, lalu mereka makan makanan yang telah diberi racun, sehingga mati juga kedua orang tersebut.

Dari kisah diatas dapat diambil kesimpulan, bahwa sebenarnya ketika manusia terjauh dari tuhannya akan membuatnya lebih rendah dari pada hewan. Sebuas-buasnya hewan, akan membunuh mangsanya hanya dengan kuku atau taring. Jadi walalupun ada korban saat itu pasti hanya ada satu korban. Lalu bagaimana dengan manusia?
Manusia kalau akan membunuh/menjahati orang menggunakan akalnya. Sehingga jika terjadi korban bisa lebih dari satu orang. Contoh diatas yang bisa membuat mati dua orang dalam waktu bersamaan. Jika orang diatas ada seratus maka orang seratus bisa mati bersamaan.
Ketika pikiran manusia semakin canggih bisa menggunakan teknologi bom. Yang dengannya ratusan bahkan ribuan orang bisa mati bersamaan seperti contoh dalam peperangan. Nagasaki dan hiroshima pernah merasakan, bahwa dengan akal manusia bisa membunuh orang banyak dalam satu waktu.

Semoga Allah memberikan taufik dan hidayahnya kepada kita, sehingga kita dapat mempegunakan akal kita untuk hal-hal positif. amiin
wallahu a`lam

G+

Komentar Anda

 
Indoking (Kumpulan Berbagai Macam Informasi) © Copyright 2015 - Designed by Muhammad Iqbal
Back to top
Selamat Datang di www.indoking.blogspot.co.id (Download Mp3, Software, Games, Film, ebook, Chord Gitar, Tips and Trick, Operator Sekolah, Android, dll). Terima Kasih Atas Kunjungannya, Jangan lupa Komentarnya, Dan Berkunjunglah Kembali Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru 2016.